Tampilkan postingan dengan label filter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label filter. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Juli 2013

Cukupkan Konsumsi Air Putih Kamu!

Air merupakan komponen utama dalam tubuh manusia. Tidak ada satu pun reaksi kimia dalam tubuh dapat berlangsung tanpa adanya air. Itu sebabnya kekurangan air bisa membuat metabolisme dalam tubuh terganggu.
Untuk menjaga kesehatan, para ahli gizi menganjurkan kita untuk minum 8 gelas sehari atau sekitar dua liter. Banyak sedikitnya jumlah air minum yang harus kita konsumsi tergantung pada jenis aktivitas dan suhu lingkungan.
Bila Anda termasuk orang yang banyak beraktivitas di luar ruangan, kebutuhan air Anda tentu lebih banyak dibanding orang yang bekerja di ruangan ber-AC. Pekerja di lingkungan panas membutuhkan air sekitar 6 liter per hari.
Menurut dr.Parlindungan Siregar, Sp.PD-KGH, asupan air bagi tubuh ada aturannya, tidak boleh kurang juga tidak boleh terlalu banyak, terutama untuk mereka yang menderita penyakit gagal ginjal.
“Penyakit gangguan ginjal bisa berdampak pada asupan air minum. Pasien ginjal tidak boleh minum banyak air, jumlah maksimalnya adalah volume urin ditambah 500 ml, atau sekitar seliter setiap hari,” papar dokter dari Divisi Ginjal Hipertensi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM Jakarta.
Pasien penyakit ginjal kronik stadium 2 dan 3 dianjurkan untuk berhati-hati mengonsumsi air dalam jumlah besar karena stadium ini cenderung mudah masuk dalam keadaan kelebihan cairan. Ciri kelebihan cairan adalah bengkak pada tubuh.
Ditambahkan oleh dr.Parlin, asupan air yang berlebih juga tidak dianjurkan di usia lanjut. Keadaan ini bisa menimbulkan hiponatremia yang bila berat dapat menurunkan kesadaran, kejang, bahkan kematian.
“Asupan air optimal pada orang lanjut usia adalah sebanyak seliter per hari. Namun perlu diketahui juga para lansia ini kepekaan rasa hausnya berkurang, sehingga mereka bisa tidak minum seharian tanpa merasa haus,” paparnya.
Sementara itu pada orang yang sehat, sampai saat ini belum ada data tentang batas atas kebutuhan air pada orang sehat. Efek samping yang mungkin timbul akibat minum air dalam jumlah terlalu banyak adalah bolak-balik ke toilet atau timbul rasa mual.

Jadi, minum air putih yang baik adalah 2 liter dalam 24 jam. Pada jumlah ini, organ tubuh tak kewalahan mengolah cairan dan kita tetap merasa segar serta terhindar dari dehidrasi.
Agar semakin sehat dan semangat, mari kita konsumsi air yang sehat dan berkualitas untuk hidup kita.
Jika air anda bermasalah, segera hubungi HYDRO. Hydro for better human life

Senin, 24 Juni 2013

Kesulitan Air Bersih di Tambora

Siapa bilang kalau hidup di kota besar seperti Jakarta mudah mendapatkan segala fasilitas yang melimpah ruah? Contohnya di Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, misalnya, warga masih kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari
Selama berpuluh-puluh tahun, hampir seluruh warga di kawasan padat penduduk itu membeli air bersih pada tukang air keliling. Itulah satu-satunya cara untuk mendapatkan sumber air bersih.

Pengalaman sulit mendapatkan air bersih juga dialami Mardi (47). Warga RT 03 RW 06, Jembatan Besi, sudah sepuluh tahun tinggal di tempat tersebut. Selama itulah ia dan keluarganya menggantungkan kebutuhan air bersih pada tukang air keliling. Setiap hari ia selalu membeli lima jeriken air bersih. “Di sini susah untuk (berlangganan) air PAM,” katanya, Selasa (4/9/2012).

Di sisi lain, kesulitan warga itu menjadi sumber penghasilan bagi para penjual air keliling. Yanto (48), misalnya, sudah 15 tahun mendorong gerobak berisi jeriken-jeriken air bersih dari rumah ke rumah warga. Air itu dibelinya dari tempat pengisian air PAM milik salah satu warga di Jembatan Besi, tepatnya depan kantor Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat.

“Saya menjual ke warung, permukiman warga, pedagang kaki lima dengan harga Rp 1.000 per jeriken isi 25 liter,” kata Yanto, Selasa (4/8/2012).





Yanto membeli air bersih dengan harga Rp 2.000 per gerobak. Satu gerobak berisi 16 jeriken berkapasitas 25 liter per jeriken. Yanto kemudian menjualnya dengan harga Rp 1.000 per jeriken. Jika dikurangi dengan harga beli, Yanto bisa mendapatkan Rp 14.000 per gerobak.

Pada musim kemarau seperti ini, Yanto bisa menjual lebih dari 15 gerobak per hari atau Rp 210.000 per hari. Pada hari biasa pendapatannya bisa berkurang separuh, sekitar 8 jeriken per hari atau Rp 112.000 per hari. Itu belum dikurangi biaya makan dan minum. “Biasanya saya bisa dapat Rp 70.000 per hari. Kalau musim kemarau bisa Rp 150.000 per hari,” ujarnya.

Kepala Kantor KLH Jakbar Supardiyo membenarkan bahwa di wilayah Jakarta Barat, khususnya Tambora, memang sulit air bersih. Ia mengatakan, warga sulit mendapatkan air bersih PDAM karena kawasan itu tidak dilalui pipa-pipa air bersih dari sumber air Sungai Citarum maupun Cisadane. Kalaupun ada, kata Supardiyo, ada risiko terjadinya pencurian pipa oleh warga. Hal inilah yang membuat perusahaan air minum di Jakarta enggan melayani penduduk di kawasan tersebut.


Jika anda berdomisili di Tambora, ada baiknya anda segera menggunakan HYDRO untuk menjernihkan dan membuat air dirumah anda menjadi lebih berkualitas.

HYDRO water for better human life.

sumber : http://www.hydro.co.id/2013/03/07/warga-tambora-masih-kesulitan-air-bersih/